Kuatkan Jantung Dengan Musik

 Untuk mempunyai jantung yang sehat dan kuat Kuatkan Jantung dengan Musik
Untuk mempunyai jantung yang sehat dan kuat, olahraga saja tidak cukup. Mendengarkan musik favorit yang dikombinasikan dengan rutin berolahraga akan menunjukkan hasil paling maksimal bagi jantung.

Menurut studi teranyar, mendengar musik 30 menit setiap hari bermanfaat bagi jantung. Hal itu dipaparkan dalam presentasi di pertemuan tahunan para jago jantung Eropa di Amsterdam belum usang ini.

Meski bagaimana prosedur hal itu belum jelas, tetapi para peneliti menyampaikan mendengarkan musik akan besar lengan berkuasa pada hormon yang hasilnya berdampak bagi jantung.

Menikmati musik juga diketahui memengaruhi emosional seseorang. Karena itu sering mendengarkan musik yang disenangi akan merangsang zat-zat kimia tertentu di otak. Hormon ini lebih lanjut besar lengan berkuasa pada kesehatan jantung.

"Saat kita mendengar musik yang kita suka, hormon endorfin akan dikeluarkan dari otak dan ini pada hasilnya menyehatkan jantung," kata Delijanin Illic, ketua peneliti menyerupai dikutip The Telegraph.

Untuk penelitiannya, Illic dan timnya melibatkan pasien penyakit jantung. Selama tiga minggu, satu kelompok diminta mendengarkan musik, satu kelompok berolahraga, atau keduanya diminta melaksanakan kedua acara itu.

Pada final penelitian para peneliti menemukan bahwa kelompok kombinasi mengalami peningkatan kapasitas latihan dan kesehatan jantung hingga 39 persen. Jumlah itu 10 persen lebih tinggi ketimbang orang yang hanya berolahraga saja. Sementara itu pada kelompok yang hanya mendengar musik saja didapat peningkatan fungsi jantung hingga 19 persen.

"Kombinasi antara musik dan latihan olahraga bermanfaat paling besar dalam fungsi jantung. Peningkatan fungsi ini berkaitan dengan peningkatan kapasitas olahraga," kata Illic.

Waalu manfaat mendengar musik ini tergantung pada selera masing-masing, tetapi musik dengan aransemen yang serasi menyerupai opera atau musik klasik diketahui bermanfaat lebih besar ketimbang mendengar musik metal.

Illic menjelaskan bahwa pelepasan hormon endorfin di otak bersifat individual. "Tidak ada musik ideal untuk setiap orang. Anda harus menentukan musik yang meningkatkan emosi konkret dan menciptakan bahagia atau relaks," katanya.

sumber: kompas.com

Post a Comment

0 Comments