Inilah Penyebab Tersering Nyeri Dada

 Banyak orang yang terlampau khawatir menghubungkan semua nyeri dada yang dialaminya dengan nyeri dada akhir jantung. Pada belahan ini, kita akan melihat penyebab nyeri dada lainnya beserta karakteristik yang membedakannya dari nyeri dada akhir jantung. Menariknya, penyebab-penyebab yang akan dipaparkan di bawah ini bergotong-royong lebih sering menjadikan nyeri dada kiri ketimbang jantung sendiri.
Ciri khas nyeri dada sanggup dilihat pada artikel sebelumnya yang berjudul “Ini Ciri khas Nyeri Dada Akibat Jantung”. Pada goresan pena ini, kita akan melihat penyebab nyeri dada yang karakteristiknya kadang ibarat dengan nyeri dada akhir jantung.

Banyak orang yang terlampau khawatir menghubungkan semua nyeri dada yang dialaminya dengan Inilah Penyebab Tersering Nyeri Dada

Nyeri dada intinya sanggup disebabkan oleh semua penyusun dada kita. Dari luar ke dalam dada kita disusun oleh kulit, otot, tulang, jantung, selaput pembungkus paru-paru, dan paru-paru. Di sekitar dada juga terdapat organ lambung dan payudara pada wanita.

1. Kelainan kulit
Nyeri tempat dada sanggup disebabkan sebatas kelainan kulit dada. Infeksi pada kulit, jerawat, atau nanah sanggup menjadikan rasa nyeri. Kelainan kulit lainnya dengan tanda-tanda utama nyeri yaitu penyakit herpes. Jenis herpes tertentu menyerang kulit dan hanya pada satu sisi saja (sisi kiri saja atau sisi kanan saja).
Biasanya nyeri akhir kelainan kulit mempunyai sensasi tajam, ibarat ditusuk-tusuk. Letak nyeri akan gampang ditunjuk oleh satu jari dan biasanya tampak adanya kelainan pada kulit yang gampang ditemukan.

2. Muscle spasm
Lapisan sesudah kulit yaitu otot. Tegang otot atau muscle spasm sanggup terjadi tiba-tiba, menjadikan rasa nyeri pada dada, dan berlangsung dalam hitungan menit atau hilang-timbul sampai berhari-hari.
Muscle spasm yaitu penyebab nyeri dada yang paling sering disangka oleh kita sebagai nyeri dada akhir jantung. Muscle spasm sanggup timbul sesudah olahraga maupun sesudah acara fisik sehari-hari, ibarat mengangkat barang. Muscle spasm juga sering dialami oleh bawah umur yang aktif.

Nyeri dada yang ditimbulkan oleh otot biasanya sanggup dilokalisasi. Orang tersebut akan gampang menawarkan lokasinya dengan hanya satu jarinya. Nyeri akhir otot berubah-ubah intensitasnya oleh gerakan tubuh. Nyeri terkadang terasa lebih sakit pada suatu gerakan atau posisi tertentu, misal nyeri bertambah sakit ketika mengangkat lengan kiri, ketika menarik napas dalam-dalam, dan sebagainya. Sifat nyerinya juga tajam, sensasi ibarat ditusuk-tusuk.

3. Memar tulang
Memar tulang atau dalam bahasa medis disebut kontusio tulang juga merupakan penyebab tersering nyeri dada. Memar tulang umumnya terjadi akhir terkena pukulan atau stress berat pribadi pada dinding dada. Tulang yang sering mengalami memar di dada ialah tulang rusuk. Sifat nyeri yang disebabkan oleh tulang ibarat dengan nyeri lantaran otot. Nyeri akan terasa bertambah ketika belahan memar tersebut ditekan.

4. Penyakit paru-paru
Hampir semua penyakit pada paru-paru, ibarat TBC, radang paru, bronkitis, memar paru, tumor paru, sanggup menjadikan tanda-tanda nyeri dada. Nyeri biasanya bersifat tumpul dan tidak terlokalisasi, ibarat halnya nyeri akhir jantung. Namun, nyeri akhir paru-paru tidak diiringi tanda-tanda simpatis (berkeringat dingin, laju jantung cepat, mual, muntah). Umumnya nyeri dada akhir paru-paru tidak bangun sendiri, melainkan bersama tanda-tanda penyakit paru-paru lainnya, ibarat batuk, demam, dan sesak napas.

5. Diseksi aorta
Diseksi aorta juga merupakan kondisi khusus dengan karaktersitik nyeri yang ibarat dengan nyeri akhir jantung. Aorta bergotong-royong yaitu belahan dari jantung yang merupakan pembuluh darah besar yang berfungsi menyaluran darah keluar dari jantung.

Diseksi aorta ialah adanya robekan pada aorta dan bahaya terputusnya pembuluh darah aorta. Keadaan ini sanggup diakibatkan benturan dari luar, tekanan darah yang sangat tinggi, atau kondisi dimana dinding pembuluh darah aorta orang tersebut tipis.

Ciri khas nyeri dada akhir diseksi aorta ialah sensasi nyeri yang sangat berat, ibarat teriris pisau. Nyeri biasanya dirasakan pada dada kiri belahan atas. Orang yang mengalami diseksi aorta akan tampak lemas, berdebar-debar, berkeringat dingin, gelisah, sampai pingsan. Bila diukur, tekanan darah akan turun. Untuk menegakkan diagnosis diseksi aorta harus dilakukan foto radiologi dada.

6. Maag
Lambung, organ badan penyebab sakit maag, terletak sempurna di bawah jantung dan paru-paru kiri. Tidak hanya di ulu hati, sering kali sakit maag menjadikan rasa sakit sampai di dada. Data menawarkan bahwa maag merupakan salah satu penyakit yang gejalanya sering kali dianggap penderita sebagai sakit jantung. Sebuah penelitian menunjukkan 30-40 persen pasien yang berobat dengan keluhan nyeri dada ternyata diakibatkan oleh sakit maag.

Sensasi yang paling umum dirasakan yaitu rasa terbakar dan panas di dada belahan tengah. Keluhan tersebut muncul akhir produksi asam lambung yang meningkat sampai asam lambung naik ke atas. Asam lambung tersebut mengiritasi jalan masuk makan di tempat dada sehingga menjadikan rasa panas di dada.

Maag juga menjadikan rasa mual yang juga sanggup ditemukan pada nyeri dada akhir jantung. Namun, kalau keluhan disertai tanda-tanda lambung lainnya, ibarat sering bersendawa, perut terasa kembung, begah, dan keluhan membaik sesudah konsumsi obat maag, maka kemungkinan besar rasa dada terbakar tersebut berasal dari sakit maag.

7. Penyakit pada payudara
Pada perempuan terdapat organ payudara pada dada. Organ payudara tak jarang menjadi sumber dari rasa nyeri di dada. Pada beberapa wanita, kalau sedang menstruasi payudara akan terasa sakit sampai ke dalam dada. Sejumlah penyakit lain pada payudara, ibarat infeksi, sumbatan jalan masuk susu, tumor sanggup mengakibatkan nyeri sampai ke dada. Namun, biasanya nyeri hanya terlokalisasi di sekitar parudara yang dengan aksentuasi akan terasa lebih sakit.

Post a Comment

0 Comments